Wanita 65 Tahun Selamat setelah 4 Jam Terperangkap Api

SIANTAR-METRO

Ahong, wanita 65 tahun membuat banyak orang terharu dan memeluknya. Bagaimana tidak, warga Kota Binjai itu selamat setelah sekitar empat jam terperangkap dalam ruangan yang terbakar di Vihara Avalokitesvara.

 

Api yang berkobar selama sekitar empat jam serta suara ricuh warga ditambah suara sirene pemadam kebakaran di Vihara Avalokitesvara, Minggu (11/5) membuat teriakan Ahong dari ruangan di lantai III tak terdengar. ‘Kode’ dari Ahong yang kemarin mengenakan pitama merah jambu bermotif bunga, berupa ketukan batu di lantai keramik, baru terdengar setelah api mulai padam.

 

Saat petugas menemukannya, Ahong tampak sesak nafas. Sambil menenteng tas tangan hitam, ia segera merangkul petugas yang menghampirinya. Kepada petugas, Ahong menuturkan, saat api mulai berkobar, ia berada di kamar tamu vihara, dan berusaha menyelamatkan diri bersama beberapa penghuni lainnya.Karena panik dan bingung, para penghuni berpencar. Ahong sendiri masuk ke salahsatu kamar di sudut kiri kamar pegawai. Sedangkan penghuni lainnya tak diketahui Ahong, karena ia tak dapat melihat akibat kepulan asap semakin menebal.

 

Saat hendak masuk ke kamar, sepintas Ahong melihat ada seseorang terjatuh di lorong kamar yang sudah dilalap api. Ahong pun semakin ketakutan. Apalagi rambutnya sempat disambar api. Untung berhasil dipadamkannya.

 

Ketika itu, Ahong melihat sesosok tubuh itu berteriak meminta tolong, lalu terjerembab ke lantai, dan tidak bersuara lagi. “Saat jatuh, orang itu masih berteriak. Tapi hanya sebentar. Lalu tak bersuara. Kemudian api menjalar di tubuhnya. Sudah gosong dia di sana,” katanya saat dibopong warga.

 

Ahong makin panik. Ia hanya mendengar desis api yang berkobar serta sirene pemadam kebakaran, dan suara warga sayup-sayup. Diakuinya, beberapa kali ia tertimpa genteng yang jatuh dari atas. Genteng-genteng itu mengenai punggungnya, dan terasa sakit.

 

Ia tak tahu sudah berapa lama merunduk di kamar. Ketika suara sirene dan warga yang berteriak semakin jelas, ia berusaha berdiri dan keluar kamar sembari berteriak. Sayangnya, tak seorang pun mendengar.

 

Lalu Ahong berusaha sekuat tenaga untuk berdiri dan keluar kamar. Ia sudah berhasil berada di lorong kamar tempat tinggal para pegawai. Hawa panas yang begitu menyengat tidak dihiraukan. Ia berusaha menuju cahaya, namun hanya cahaya kecil yang terlihat dari celah lorong.

 

Kemudian Ahong bersandar pada tembok yang terasa panas dan berusaha mencari benda- benda yang dapat dijadikannya untuk memberi tanda atau kode. Setelah beberapa meter berjalan, ia menemukan batu. Dengan batu itu ia mengetuk-ketuk lantai keramik. Setelah beberapa kali mengetuk, sayup-sayup terdengar suara yang mengatakan ada orang di lantai tiga. Merasa ada harapan, Ahong berusaha sekuat tenaga untuk membuat ketukan semakin keras. Padahal saat itu tubuhnya sudah lemah dan napasnya sesak.

 

Akhirnya ia merasa tubuhnya terkena semprotan air. Ia pun berusaha merangkak keluar. Ternyata sudah ada orang yang hendak menjemputnya.

 

Proses penjemputan Ahong oleh petugas kepolisan dan pemadam kebakaran serta pengurus vihara, dua kali gagal karena mereka tak mampu menahan hawa panas di dalam ruangan. Apalagi ruangan di lantai III berupa lorong-lorong. Petugas baru bisa masuk setelah ruangan tersebut disiram air sehingga hawa panas berkurang.

 

Ahong dibopong menuju halaman parkir vihara. Warga yang memadati lokasi tercengang melihat tubuh Ahong yang sudah hitam terkena debu, namun masih hidup. Warga takjub melihat kuatnya daya tubuh wanita yang terbilang tak mudah lagi itu. Ahong pun disambut warga, khususnya dari kalangan Tionghoa dengan tangisan dan pelukan. (mag-01)

Satu tanggapan untuk “Wanita 65 Tahun Selamat setelah 4 Jam Terperangkap Api

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s