‘Telepon Merah’ Makin Merebak

 

* Warga Sei Kepayang Diduga Kejang-kejang

 

KISARAN-METRO

 

Isu teror kematian yang disebar melalui ‘telepon merah’ semakin meluas. Jumat (9/5), isu teror itu menimpa salahseorang warga Sei Kepayang, Asahan. Isu itu pun sempat didengar polisi.

 

Kapolsek Sei Kepayang, AKP S Purba, saat dikonfirmasi sekira pukul 15.15 WIB, tak membantah telah mendengar isu jatuhnya korban akibat telepon merah tersebut. Namun Kapolsek mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk membuktikan kebenaran isu tersebut.

 

‘’Korban kabarnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Tanjung Balai dan kita masih melakukan penyelidikan apakah benar korban menderita kejang-kejang setelah menerima telepon merah tersebut,’’ kata Purba. Karena masih bersifat isu, Kapolsek belum mengetahui persis identitas korban. ‘’Masih ditangani di rumah sakit,’’katanya.

 

Sementara informasi yang diterima koran ini, Jumat (9/5) menyebutkan, korban sebelum menerima telepon berlayar merah itu masih dalam keadaan sehat. Beberapa menit setelah handphone miliknya berdering dan dijawab, tiba-tiba saja korban terjatuh pingsan.

 

Belum diketahui persis apakah korban menerima nomor ‘telepon merah’ 0866 atau 0666 yang diisukan sebagai penyebar maut tersebut. Hanya saja, warga menduga korban pingsan akibat menerima telepon dan pesan singkat berlayar merah. Apalagi, isu telepon merah ini kini merebak hingga ke pelosok Asahan.

 

Isu jatuhnya korban akibat telepon merah itu juga sempat menyebar di Desa Rawang. Di desa itu, dikabarkan ada seorang warga yang tiba-tiba jatuh pingsan setelah terlihat berbincang-bincang dengan seseorang melalui handphone. Korban, masih menurut  isu, langsung diselamatkan ke puskesmas terdekat. Namun kepastian soal isu jatuhnya korban tersebut, hingga sore kemarin, belum bisa dibuktikan. (nes)

22 tanggapan untuk “‘Telepon Merah’ Makin Merebak

  1. bo’ong tuh,.. masak habis nerima telfon lagsung pingsan,. paling isi telfon yang diterima si-gadis adlah telfon dari dep kolektor nagih duit.

  2. jaDi Kalau giTu fUngsi Hp bgerubah dunk menjadi PenCabut nyawa……….
    jadi Kalau gItu maLaikat PencaBut nyaWA jaDi apa duNk ????????????? pA jAdi opERator ato maLAh dA Buka CoNter !!!!!!!!!!!
    hehehehehehe……………………………………

  3. well..for me I do not fear with those news, and i do not care bout red message or red number or anythin bout that. because my GOD is an Awsome God his name is Jesus Christ!

    Guys u don´t hv to fear if u trust HIM.

    I invite the senders of red calling…por vavor!

    Rgds
    degintings

  4. Kita jangan terlalu percaya sama kayak gituan,, tapi bukan berarti menyangkal adanya hal seperti itu.
    Kita punya agama, bila kita tetap pada pendirian Allah dan dekat dengannya.
    Moga” jauh deh dari hal-hal begitu!!!

  5. lahhh klo di bekasi mahhh lagi musim telpon biruuu,,, klo diangkat pasti “UNDERSTAND” yang di under pasti STAND… dijaminnn,, lahh namanya telpon biru gak jauh beda ma film biruuu ya gakk????

  6. alaamaaaak gitu aja dibuat repot. lhaawong beritanya aja asal … ngapain nanggapinya serius and thaaakuuuut. itu tandanya masih banyak orang yg imanye tipis …. dan juga agak terbelakang ….. karena beritanye gak ilmiaaah babar blassss. jangan percaya JARE (UJARE KERE). ingaaaaaat …….. pada ALLAH SWT & jgn ikut2an takut….kalo takut tandanya masih banyak dosa …. ya nggak…ya nggaaaak

  7. Soooooi ….ooo sama pendapat mas Sodron. masy. kita dari jaman penjajahan sampai sekarang gampang ditipu and kibuli … karena kurang ilmu. Lihat tuh pendapat mas Suryo pakar telekomunikasi (isu itu tak ada dalam kamus telekomunikasi, alias gak ilmiah babar blassss). kalo gak percaya tanya pada orang Jepang sana … mesti mereka akan menertawakan. makanya kalo ingin gak ketinggalan jangan ngikutin sinetron aja… cari berita yg manfaat, aktual dan bisa menambah keilmuan kita serta pendidikan anak2. jangan mudah menyerah untuk pintar … dan jangan terlalu mudah untuk dikibuli. menertawakan orangpun ternyata juga harus pintar yaaa bossss.

  8. Hanya terjadi di daerah batak dan sekitarnya.indonesia luas sekali.Berita yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.mungkin hanya ulah segelintir orang yang ingin memunculkan SARA antar warga indonesia.andai terjadi dipulau jawa jadi telepon biru.karena kiriman film biru hik,hik,hik,hik,hik.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s