Orang Majus Tidak Berkunjung ke Kandang Domba

Dalam sejumlah drama Natal, lukisan-lukisan, dan di buku-buku cerita Alkitab untuk anak-anak, sering digambarkan bahwa orang-orang Majus mengunjungi bayi Yesus di kandang tempat Yesus dilahirkan, bersama-sama dengan para gembala.

Itu salah. Yang benar, mereka mengunjungi Yesus tidak bersamaan dengan para gembala. Melainkan setelah Yesus berumur beberapa hari, beberapa minggu, atau bahkan bulan setelah dilahirkan.

Kecil sekali kemungkinan orangtua Yesus (Yusuf dan Maria) membawa kembali Yesus ke kandang domba tempat dia dilahirkan, pada saat orang Majus berkunjung. Karena saat itu, orangtua Yesus telah tinggal di sebuah rumah. Ini adalah suatu hal yang mengecohkan banyak orang.

Simak Kitab Matius 2 ayat (1): Sesudah Yesus dilahirkan di Betlehem di tanah Yudea pada zaman raja Herodes, datanglah orang-orang majus dari Timur ke Yerusalem.

Ayat (11): Maka masuklah mereka ke dalam rumah itu (jadi bukan kandang domba) dan melihat Anak itu bersama Maria, ibu-Nya, lalu sujud menyembah Dia. Merekapun membuka tempat harta bendanya dan mempersembahkan persembahan kepada-Nya, yaitu emas, kemenyan dan mur.

 

Ayat (16): Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah (artinya, ada jarak waktu sekitar dua tahun), sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu.

 

Jadi, buat teman-teman yang merancang drama Natal kelahiran Yesus, perlu merevisi adegan orang Majus di kandang domba. (*)

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s