Dame Ambarita’s Weblog

‘Telepon Merah’ Makin Merebak

09 Mei 2008 · 22 Komentar

 

* Warga Sei Kepayang Diduga Kejang-kejang

 

KISARAN-METRO

 

Isu teror kematian yang disebar melalui ‘telepon merah’ semakin meluas. Jumat (9/5), isu teror itu menimpa salahseorang warga Sei Kepayang, Asahan. Isu itu pun sempat didengar polisi.

 

Kapolsek Sei Kepayang, AKP S Purba, saat dikonfirmasi sekira pukul 15.15 WIB, tak membantah telah mendengar isu jatuhnya korban akibat telepon merah tersebut. Namun Kapolsek mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk membuktikan kebenaran isu tersebut.

 

‘’Korban kabarnya dibawa ke Rumah Sakit Umum Tanjung Balai dan kita masih melakukan penyelidikan apakah benar korban menderita kejang-kejang setelah menerima telepon merah tersebut,’’ kata Purba. Karena masih bersifat isu, Kapolsek belum mengetahui persis identitas korban. ‘’Masih ditangani di rumah sakit,’’katanya.

 

Sementara informasi yang diterima koran ini, Jumat (9/5) menyebutkan, korban sebelum menerima telepon berlayar merah itu masih dalam keadaan sehat. Beberapa menit setelah handphone miliknya berdering dan dijawab, tiba-tiba saja korban terjatuh pingsan.

 

Belum diketahui persis apakah korban menerima nomor ‘telepon merah’ 0866 atau 0666 yang diisukan sebagai penyebar maut tersebut. Hanya saja, warga menduga korban pingsan akibat menerima telepon dan pesan singkat berlayar merah. Apalagi, isu telepon merah ini kini merebak hingga ke pelosok Asahan.

 

Isu jatuhnya korban akibat telepon merah itu juga sempat menyebar di Desa Rawang. Di desa itu, dikabarkan ada seorang warga yang tiba-tiba jatuh pingsan setelah terlihat berbincang-bincang dengan seseorang melalui handphone. Korban, masih menurut  isu, langsung diselamatkan ke puskesmas terdekat. Namun kepastian soal isu jatuhnya korban tersebut, hingga sore kemarin, belum bisa dibuktikan. (nes)

Kategori: Berita

22 tanggapan so far ↓

  • agus // 09 Mei 2008 pada 9:22 pm | Balas

    alah alibi tuh …

    pada bohong

  • v // 10 Mei 2008 pada 12:09 am | Balas

    iya iya…
    penipuan tuh…

  • v // 10 Mei 2008 pada 12:17 am | Balas

    yang punya hp ngak berwarna cemana tuh jadinya???

    terornya msuk akal dikit lha

  • egha // 10 Mei 2008 pada 8:28 am | Balas

    bo’ong tuh,.. masak habis nerima telfon lagsung pingsan,. paling isi telfon yang diterima si-gadis adlah telfon dari dep kolektor nagih duit.

  • MenDi // 10 Mei 2008 pada 9:25 am | Balas

    jaDi Kalau giTu fUngsi Hp bgerubah dunk menjadi PenCabut nyawa……….
    jadi Kalau gItu maLaikat PencaBut nyaWA jaDi apa duNk ????????????? pA jAdi opERator ato maLAh dA Buka CoNter !!!!!!!!!!!
    hehehehehehe……………………………………

  • gegenduk // 10 Mei 2008 pada 11:01 am | Balas

    artikel nora ni ga msuk akal.payah,

  • Hj.Yani Herawati // 10 Mei 2008 pada 11:21 am | Balas

    i love u
    i need u
    i miss u
    forever

    by :080989999

  • ervin // 10 Mei 2008 pada 12:25 pm | Balas

    jangan percaya sama isu yang belum jelas gitu n’ yang penting selalu pertebal iman kita..

  • dre`degintings // 10 Mei 2008 pada 1:34 pm | Balas

    well..for me I do not fear with those news, and i do not care bout red message or red number or anythin bout that. because my GOD is an Awsome God his name is Jesus Christ!

    Guys u don´t hv to fear if u trust HIM.

    I invite the senders of red calling…por vavor!

    Rgds
    degintings

  • hasilkebun // 10 Mei 2008 pada 3:02 pm | Balas

    Hasilkebun jual HP anti sms merah

  • tudh // 10 Mei 2008 pada 3:45 pm | Balas

    Kita jangan terlalu percaya sama kayak gituan,, tapi bukan berarti menyangkal adanya hal seperti itu.
    Kita punya agama, bila kita tetap pada pendirian Allah dan dekat dengannya.
    Moga” jauh deh dari hal-hal begitu!!!

  • septi // 10 Mei 2008 pada 7:47 pm | Balas

    percaya gak percaya!!!!!!

  • kaktonk // 10 Mei 2008 pada 8:16 pm | Balas

    yang bisa dibuktiin cuma BOHONG-nya BOSSSSS………

  • Korban layar merah Asahan sekitar « Asahannews // 11 Mei 2008 pada 1:58 am | Balas

    [...] siswi kelas III IPA SMA Budi Mulia Pematangsiantar disini berikutnya warga Sei Kepayang, Asahan disini korban berikutnya :di Desa Lalang Kecamatan Medang Deras Kabupaten Batu Bara [...]

  • me // 12 Mei 2008 pada 9:21 am | Balas

    apaaaan tuh cuma boong doank
    idihhhhh jgn pecya deh

  • adjie tenyom // 12 Mei 2008 pada 11:47 am | Balas

    lahhh klo di bekasi mahhh lagi musim telpon biruuu,,, klo diangkat pasti “UNDERSTAND” yang di under pasti STAND… dijaminnn,, lahh namanya telpon biru gak jauh beda ma film biruuu ya gakk????

  • GENDON // 12 Mei 2008 pada 7:37 pm | Balas

    EMANG BENER MAKAN KORBAN … KARENA ISINYA TAGIHAN CICILAN HP

  • SODRON // 12 Mei 2008 pada 7:49 pm | Balas

    alaamaaaak gitu aja dibuat repot. lhaawong beritanya aja asal … ngapain nanggapinya serius and thaaakuuuut. itu tandanya masih banyak orang yg imanye tipis …. dan juga agak terbelakang ….. karena beritanye gak ilmiaaah babar blassss. jangan percaya JARE (UJARE KERE). ingaaaaaat …….. pada ALLAH SWT & jgn ikut2an takut….kalo takut tandanya masih banyak dosa …. ya nggak…ya nggaaaak

  • KIKEDE PANTAI SELATAN // 13 Mei 2008 pada 12:14 pm | Balas

    Soooooi ….ooo sama pendapat mas Sodron. masy. kita dari jaman penjajahan sampai sekarang gampang ditipu and kibuli … karena kurang ilmu. Lihat tuh pendapat mas Suryo pakar telekomunikasi (isu itu tak ada dalam kamus telekomunikasi, alias gak ilmiah babar blassss). kalo gak percaya tanya pada orang Jepang sana … mesti mereka akan menertawakan. makanya kalo ingin gak ketinggalan jangan ngikutin sinetron aja… cari berita yg manfaat, aktual dan bisa menambah keilmuan kita serta pendidikan anak2. jangan mudah menyerah untuk pintar … dan jangan terlalu mudah untuk dikibuli. menertawakan orangpun ternyata juga harus pintar yaaa bossss.

  • dewandaru // 13 Mei 2008 pada 1:49 pm | Balas

    duh
    hri gni kok ada aja y kejadian2 yg di luar akl sehat kita
    pantesan aja kita bangsa indonesia ga maju2….

    mana BBM mw naek lg…..

  • oni // 13 Mei 2008 pada 10:12 pm | Balas

    Hanya terjadi di daerah batak dan sekitarnya.indonesia luas sekali.Berita yang tidak dapat dipertanggung jawabkan kebenarannya.mungkin hanya ulah segelintir orang yang ingin memunculkan SARA antar warga indonesia.andai terjadi dipulau jawa jadi telepon biru.karena kiriman film biru hik,hik,hik,hik,hik.

  • asiaputri // 14 Mei 2008 pada 7:35 pm | Balas

    takhayul…. :)

Tinggalkan sebuah Komentar