KISARAN-METRO
Kamis (8/5) malam sekira pukul 22.30 WIB, warga Kota Kisaran tiba-tiba geger, setelah seorang pelajar SMK Pemda Kisaran mengaku dihubungi ‘telepon merah’. Akibatnya fatal, pelajar tersebut tiba–tiba mengalami kejang-kejang dan sakit perut.
Peristiwa tersebut dialami Jamot Manurung (17), warga Jalan Williem Iskandar Kisaran, ketika dia dan teman-temannya mendengarkan musik MP3 dari handphonenya Nokia type 3660.
Nah, ketika asyik mendengarkan musik MP3, handphone Jamot berdering. Jamot pun menerima panggilan masuk itu. Namun saat Jamot ingin melihat nomor si pemanggil, ada keanehan yakni, nomor si pemanggil tidak lengkap dan layar berubah tampilan menjadi merah serta serta layar handphone menampilkan tanda silang yang berkelap–kelip.
Melihat itu, pelajar kelas I Jurusan Otomotif merasa terkejut dan langsung mematikannya. Jamot melakukan tindakan tersebut karena sebelumnya telah mendengar adanya isu tentang nomor berbahaya itu sembari memberi tahukannya pada teman–temannya. Bahkan untuk menghindari hal–hal yang tak dinginkan, Jamot bersama teman-temannya langsung menukar nomor hp-nya yang sebelumnya menggunakan nomor kartu simpati dengan membeli kartu as di kios hp tak jauh dari kediamannya.
Begitupun, upaya yang dilakukan Jamot ternyata sia-sia. Beberapa saat ketika pergantian kartu, pelajar tersebut kembali dihubungi nomor berbahaya dengan seri 3458. Peristiwa yang tak disangka itu membuat Jamot bersama teman–temannya ketakutan. Bahkan Jamot membuang handphone nya dan lari keluar rumah. Ironisnya, setelah keluar dari rumah, Jamot mengalami kejang–kejang dan sakit perut. Peristiwa menimpa pelajar itu sontak menghebohkan tetangga dan warga setempat. Dalam beberapa saat, kabar tentang kejadian menimpa pelajar itu langsung menyebar luas dan menggegerkan kota Kisaran. Bahkan membuat warga berbondong–bondong mendatangi kediaman Jamot.
Awalnya Jamot dilarikan warga ke seorang thabib yang tak jauh dari kediamannya. Namun si thabib mengatakan bahwa Jamot terserang masuk angin karena belum makan. Merasa tak puas, warga membawa Jamot ke Rumah Sakit Umum H Abdul Manan Kisaran. Hasil pemeriksaan dokter rumah sakit, Jamot dikatakan mengalami penyakit asam lambung.
Namun apa yang dikatakan thabib dan pihak rumah sakit dibantah Jamot dan teman-temanya ketika ditemui wartawan koran ini di Rumah Sakit Umum H Abdul Manan Simatupang. Kata Jamot, dia benar–benar menerima panggilan dari “nomor setan” itu. ”Peristiwa itu benar–benar terjadi. Saat itu saya sedang duduk bersama sejumlah teman–teman seusai makan malam,” katanya.
Pernyataan senada juga dilontarkan temannya, Elidison Siahaan (17). Elidison mengaku kalau dirinya juga sempat melihat nomor yang masuk handphone Jamot. “Kejadian itu memang benar, karena saya juga sempat melihat nomor tersebut,” cetusnya.
Hingga kini peristiwa menimpa pelajar itu, masih dalam penanganan pihak Polres Asahan yang turun langsung ke lokasi kejadian. Sedang warga hingga berita ini diturunkan masih terus berkumpul di rumah korban danRumah Sakit Umum H Abdul Manan Simatupang Kisaran. Kejadian itu juga sempat membuat macat alur lalu lintas Jalan Williem Iskandar.
Sementara itu, Mahasiswi Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) Barus Kabupaten Tapteng, Devi br Saruksuk (20), pingsan di rumahnya di Kecamatan Sirandorung, setelah menerima telepon dari orang tak dikenal (OTK), Kamis (8/5) sekira pukul 13.30 WIB. Layar handphone (HP) gadis itu, seketika berubah menjadi merah.
Informasi dihimpun METRO dari tante korban, Asni br Simanullang, warga Kelurahan Pasar Batu Gerigis, Kecamatan Barus, saat kejadian, Devi yang tinggal bersama Asni di rumahnya, sedang berkomunikasi melalui HP dengan seorang temannya, Jhon Efendi (21), warga Kecamatan Sorkam Barat, yang juga mahasiswa STKIP Barus.
Beberapa saat kemudian, saat asyik mengobrol, tiba-tiba masuk telepon dari orang tidak dikenal ke HP Devi, dan tanpa nomor. Seketika itu juga, layar HP yang digenggam mahasiswi itu berubah menjadi merah, sementara suara dari seberang sangat mengerikan.
Devi pun meminta temannya, Jhon Efendi mematikan HP-nya, agar dia menerima telepon yang masuk itu. “Nanti kita sambung lagi ya,” kata Asni menirukan ucapan Devi saat itu.
Jhon pun menuruti permintaan korban. Lalu Devi menerima telepon dari OTK tersebut. Dalam hitungan detik, tubuh Devi lemas dan menggigil. Lalu kepala dan lehernya terasa pegal dan sakit. Kemudian dia jatuh pingsan ke lantai. Sedangkan HP-nya yang ikut terjatuh ke lantai, tetap hidup dengan layar bewarnah merah. Keluarga yang melihat kejadian itu merasa ketakutan.
“Kami semua yang ada di rumah ketakutan saat melihat kejadian ini serta memanggil beberapa tetangga. Kami langsung melarikan Devi ke Puskesmas Barus, sedangkan HP-nya yang jatuh ke lantai tetap hidup dengan layar merah dan tidak bisa di-nonaktifkan. Kemudian ada keluarga mengambil inisiatif mencabut baterai dan kartunya. Barulah HP-nya mati,” bebernya.
//Disadarkan Paranormal//
Lebih lanjut Asni mengatakan, setibanya di Puskesmas Barus, korban tidak juga sadarkan diri, meskipun telah ditangani perawat. Sekira satu jam kemudian, seorang paranormal dari Barus, Musbir Sinaga datang ke Puskesmas untuk melihat kondisi Devi. Pria yang juga Kepala Desa Bungo Tanjung, Kecamatan Barus ini langsung memberikan pertolongan. Seketika itu juga korban sadar.
Sementara Jhon Efendi, warga Sorkam Barat, teman korban, kepada wartawan di Puskesmas Barus menjelaskan, siang itu, dia menerima telepon dari korban.
“Siang tadi kami berkomunikasi melalui ponsel, namun tiba-tiba Devi meminta saya mematikan HP karena ada telepon lain yang masuk. Saya pun menuruti permintaan Devi. Setelah itu saya tidak tahu lagi apa yang terjadi. Tapi tak lama kemudian, saya menerima telepon yang mengatakan Devi pingsan setelah menerima telepon dari orang yang tak kenal itu. Mudah-mudahan dia cepat sembuh,” ujar Jhon sedih.
Kapolsek Barus AKP Frido Gultom saat dikonfirmasi membenarkan peristiwa tersebut. “Devi br Saruksuk jatuh pingsan setelah menerima telepon dari orang yang tidak dikenal. Kita masih melakukan penyelidikan atas kasus ini,” ujarnya.
Pantauan METRO di Puskesmas Barus hingga pukul 20.00 WIB, Devi masih dirawat. Namun ia belum dapat diwawancarai. Menurut keluarga yang menemaninya, korban masih trauma.
//Warga Siantar Heboh //
Sementara itu warga Kota Pematangsiantar heboh dengan adanya informasi telepon layar merah (ring in red) yang disebut-sebut bisa menyebabkan kematian. Kehebohan itu terjadi di sekolah-sekolah, bahkan di Kantor Dinas Pendidikan dan Pengajaran (Dikjar), Kamis (8/5).
Seperti yang terjadi di salahsatu sekolah. Usai Ujian Nasional (UN), banyak siswa membicarakan layar merah. Bahkan sebagian siswi mengaku merinding mendengar cerita itu. Dan tak sedikit yang ketakutan untuk mengangkat HP-nya, serta memilih me-non-aktifkan HP, khususnya di malam hari.
“Daripada kita mati sia-sia, lebih baik HP dimatikanlah. Buat apa punya HP kalau membuat kita celaka,” sebut salahseorang siswa, Aroni.
Di Pasar Dwikora Parluasan, kehebohan yang sama juga terjadi di kalangan pedagang. Namun mereka mengaku tidak mengetahui pasti siapa korban telepon layar merah tersebut. Kata mereka, yang penting saat ini memilih lebih berhati-hati.
“Untuk mengantisipasi terjadinya hal yang tidak diinginkan, saya beritahukan saja hal itu kepada keluarga terdekat. Benar tidaknya isu itu, urusan belakang. Yang pasti kita harus waspada,” ketus Raini, salahseorang pedagang.
Sedangkan di Dinas Dikjar Pematangsiantar, para pegawai juga membicarakan nomor telepon 0866 atau 0666 dan layar HP yang menjadi merah atau biru.
“Kalau ada yang kayak gitu, jangan diangkat. Tiga kali kita mengucapkan halo, katanya di situlah kesempatan pemilik nomor itu mencabut nyawa kita,” ujar salahseorang pria. Pria berseragam Pegawai Negeri Sipil (PNS) itu mengaku mengetahui informasi itu itu dari keluarganya di Jakarta.
Wakapolresta Siantar Kompol Drs Safwan Khayat MHum mengatakan, informasi seperti itu tidak usah ditanggapi. Soal adanya short message service (SMS) berantai yang mengingatkan agar berhati-hati, katanya, itu adalah perbuatan orang iseng. Sebab sebenarnaya hanya untuk menghabiskan pulsa.
“Pekerjaan itu hanyalah perbuatan orang tidak bertanggung jawab, yang sengaja membuat masyarakat resah,” sebut Safwan.
//Jangan Resah //
Masyarakat diimbau tidak perlu resah dengan SMS yang mengabarkan panggilan dari nomor 0866 dan 0666 bisa menyebabkan penerimanya mati. SMS itu bisa dianggap teror. Panggilan dari nomor telepon yang tak lazim seperti itu juga bisa dipilih melalui layanan internet.
“Yang jelas teknologi seluler adalah teknologi logika. Jadi, siapa yang menelepon atau mengirim SMS pasti dapat dilacak darimana asalnya,” ujar Heru Sutadi, salahsatu anggota Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI) saat dihubungi, Kamis (8/5). Ia menjelaskan setidaknya dapat diketahui dari operator seluler apa SMS dikirim atau panggilan tersebut dilakukan. Apakah itu dari dalam negeri atau luar negeri.
Nomor empat angka yang tidak lazim seperti nomor telepon umumnya, menurut Heru, dapat dilakukan melalui layanan internet. Ia yakin trik seperti ini bukan hal baru dan sudah lama dipakai untuk pengiriman SMS. Misalnya untuk memilih nama pengirim, nomor pengirim, atau menebalkan huruf. Memilih warna sampai menambahkan suara bahkan saat ini sudah ada operator yang menyediakan layanan.
“Dulu waktu saya di Jerman kirim sms pakai ’sms.de’ bahkan huruf di layar bisa jalan,” ujar Heru. Layanan semacam ini sempat marak di internet saat SMS mulai diperkenalkan di jaringan seluler. Beberapa perusahaan juga memanfaatkannya untuk SMS broadcast hingga untuk mengirim spam.
Menurutnya, penyebaran telepon dan SMS yang meresahkan itu hanya tindakan iseng. Pihaknya akan memantau perkembangan tersebut dan akan mengambil tindakan jika sampai merugikan masyarakat dengan menutup akses dari nomor tersebut. (mas/des/kdc/int/gan/hen/mar)
88 responses so far ↓
oo-takuik // 09 Mei 2008 at 8:15 pm
hiiiiiii…ngeriiiii deh…. oo, anggi,…juga takut
Aa Madhan // 09 Mei 2008 at 9:49 pm
Tolong sampaikan sama yang menyebarkan teror “Ring in Red” saya menantang dia. coba saja menghubungi kenomor saya. Ni Nomor Saya: 085261136798. SILAHKAN COBA KALAU MEMANG BERANI.
Aa Madhan // 09 Mei 2008 at 9:52 pm
Upss… ada yang ketinggalan. Ni pesan buat semua rakyat Indonesia. “ORANG YANG TAKUT MATI ADALAH ORANG YANG TIDAK PUNYA AGAMA DAN ORANG YANG SESUNGGUHNYA BENAR-BENAR TIDAK BERIMAN”. Masak sih hanya dengan teror yang tak jelas, begitu saja sudah bisa menggoyahkan iman kita sebagai umat beragama. Trim’s buat yang udah mau menanggapi. ^._<
kay // 09 Mei 2008 at 9:59 pm
gilo yang pacayo samo itu mah….
hp yg layar merah,, kok awak yg mati…
ndeso
Aji // 09 Mei 2008 at 10:01 pm
menurut saya, teror sms layar merah itu sangat aneh tapi nyata juga yaaa!
sengox boy // 09 Mei 2008 at 11:55 pm
wah mas….
bener tuh berita
temen aku dah ada yang mati (eh HP nya ding :))
karena takut nerima tu sms or telepon
sampe2 temen satu kosnya pada mati semua (karena radiasi lelucon “ring in red” ini)
rudyung // 10 Mei 2008 at 12:07 am
Masaq sih..????
ada2 saja…….
tangkasnet // 10 Mei 2008 at 12:32 am
kenapa ini melulu sich yang dibahas ganti topik aja
batubaranews // 10 Mei 2008 at 2:14 am
KORBAN SMS LAYAR MERAH
Baca di sini :
http://batubaranews.wordpress.com/2008/05/09/korban-sms-layar-merah/
dedsatria // 10 Mei 2008 at 2:33 am
hey aneh…… ……. benaran ngak…?
inod // 10 Mei 2008 at 5:11 am
wah…. HP hitam putih bisa jadi merah yah… aseeekk donk…….
ompiq // 10 Mei 2008 at 6:03 am
Nyata apanya?
emang sumbernya dari koran apa tuh?
gak percaya mode on
Korban layar merah Asahan sekitar « Asahannews // 10 Mei 2008 at 7:24 am
[...] ternyata benar rekan blogger ada yang meliput.Korban seorang pelajar SMK Pemda Kisaran anda bisa kesini korban berikutnya Mahasiswi STKIP Barus Tapanuli tengah coba kesini korban berikutnya siswi kelas [...]
Sapati Butuni // 10 Mei 2008 at 8:21 am
Firman Allah :
Kullu nafsin zaa iqatul maut
artinya :”Setiap yang bernyawa pasti merasakan mati”
Jadi mengapa kita mesti takut akan hal tersebut, hanya orang2 yang kurang berimanlah yg takut terhadap teror tersebut.
Tapi bagus juga nih ada teror gituan, biar kita bisa merenung akan segala dosa2 kita,
terima kasih ya buat para peneror “Ring in Red” yang telah rela mengorbankan waktu & jiwa raganya untuk mengingatkan sesamanya akan “M A T I”. wassalam
lumansupra // 10 Mei 2008 at 8:31 am
yahhh…
Iwan // 10 Mei 2008 at 9:18 am
bolsyet sma tentang tlpn layar merah gila y kali orang nyebarkan gosip murah itu, mengapa cuma pengguna kartu telkomsel ja yang kena telpon layar merah. Mati ko monyet
ADI // 10 Mei 2008 at 9:18 am
iyo nian apo………… sampe-sampe boz aq di jawa jg ngomong gicuu………….
hasgan // 10 Mei 2008 at 9:24 am
weeeee….
ga percaya ama cerita gituannnnnn
emang gw bisa dibohonginnnn
hidup matiku di tangan ALLAH SWT!!
bukan ditangan penelpon merah
jujur aja gw ga percaya ama cerita diatas
klo emang segitunya kenapa ga muncul di koran??
kenbapa??
karena belum tentu kebenaranya….
yang percaya bego aja..
hasgan // 10 Mei 2008 at 9:25 am
weeeee….
ga percaya ama cerita gituannnnnn
emang gw bisa dibohonginnnn
hidup matiku di tangan ALLAH SWT!!
bukan ditangan penelpon merah
jujur aja gw ga percaya ama cerita diatas
klo emang segitunya kenapa ga muncul di koran??
kenbapa??
karena belum tentu kebenaranya….
yang percaya bego aja..
dasar…
habib // 10 Mei 2008 at 9:28 am
coba blogku (yakinku)…pastinya nggak merah
Budi // 10 Mei 2008 at 9:46 am
hati-hati isu ini dapat melunturkan iman se2orang.
setau saya urusan maut ma urusan yang Kuasa bukan manusia atau makluk lain yang ngatur..!!
“Orang yang takut mati sebaiknya gak usah idup aja x ya”
yogakasep // 10 Mei 2008 at 9:49 am
iya neh telpon aku juga tantang neh ke 085 888 257 999 …bull shit banget deh…
bloGEsam // 10 Mei 2008 at 10:48 am
Lagi2 berita gak jelas…
merry // 10 Mei 2008 at 10:56 am
syereeeeeeeem bangeeeet….
sampe2 handphone aq klo udah hbis magrib langsung dimatiin…
risa // 10 Mei 2008 at 10:58 am
takuuuuuuuut…..
klo aq tau siapa dalang dibalik semua ini, tu orang bakal aq jitak kepala na…
dewi_escrem // 10 Mei 2008 at 11:01 am
Jangan Percaya Sama isu murahaaaaaaaaaaan . dewi membuktikan, itu katanya cuma isu, hidup dan mati di tangan tuhan, key
parlindungansagala // 10 Mei 2008 at 11:09 am
kita jangan percaya dengan adanya sms merah tetapi kita jagn muna karena itu alam gaib tetapi secara rasional kita kan masih ada tuhan yg maha esa yg melindungi kita setiap waktu-waktu.
JOni // 10 Mei 2008 at 11:09 am
Wahai saaudaraku janganlah mudah mudaah termakan isue kita ini hidup di alam nyata. . bisa jadi ini adalah pendandangkaaalan iman baagi sipa yang berimaan. kematian hanya milik ALLaah. wassalam
badunk // 10 Mei 2008 at 11:15 am
kalo bisa jangan cuma merah, biar rame bikin juga warna kuning, ijo, abu-abu, coklat, ungu, naiff, raja, dewa de el el…
supardy // 10 Mei 2008 at 11:17 am
heloo…..,
makanya coy kita yang belum jadi korban kita harus hati-hati, karena itu bukan hantu yang gentayangan , itu adalah radiasi infra merah yang berlebihan , sehingga bisa menyebabkan kematian.
peryataan ini disampaikan oleh who duni ,dan saran saya jam 10 malam hp nyajangan diaktipkan.
Riani // 10 Mei 2008 at 11:42 am
Iya nih, bener ga sih???
Tp menurut sy, bener yg diomong’in ama anggota BRTI, hal spt itu sebenarnya bisa dilakukan lwt SMS internet…
logikanya, klo dipikir2, masa lewat frekuensi Handpone (GSM/CDMA) bisa ngirim penyakit???
mgkn kita udh ter’doktrin’ aja dgn berita itu, jd ketika nerima sms or telp, langsung shock…
iseng nih yg ngelaku’in…
lp2mla // 10 Mei 2008 at 11:43 am
Ndak ado ciek alahe tudoh
vallent // 10 Mei 2008 at 12:34 pm
huhu,… aku juga denger brta itu, tp pa itu emang bnr2 ada? huff… ada2 aja orang2 itu. pada gag ada kerjaan ya?
vie_an // 10 Mei 2008 at 12:43 pm
Aneh………..
hasilkebun // 10 Mei 2008 at 12:44 pm
Untung HP saya MONOCHROME …. jadi layarnya enggak bisa merah…
mcrlopha // 10 Mei 2008 at 12:53 pm
Masa sih, kok saya belum lihat beritanya di teve yah??
ophanjie // 10 Mei 2008 at 12:55 pm
Fuck U………………SiPenyebar Teror!!!
Ini No.ku 085242469616
yang Percaya sama Teror Itu, Kampungan….
Yari NK // 10 Mei 2008 at 1:00 pm
Eh… jangan browsing ke blog warna merah lho! Itu blognya setan!
benny // 10 Mei 2008 at 1:22 pm
ISU NE…KACUK UMAK AJA. WONG YANG PERCAYO ,TAK NARO IMAN.
ANAK KAMPANG SEMUA.
v3 // 10 Mei 2008 at 1:24 pm
H!DUP ‘N MAT!E D! TANGAN TUHAN <<<
desi // 10 Mei 2008 at 1:29 pm
di talagng rejo kota llg tetanggo aku matex si jad,,gra2 nermo tlp wrno merah..mulut nyo darah darah…kejeng..kejeng cak wong kno ayan atw setep…pas dio nrmo telp itu dio langsung matex hp nyo jugo mati smpe skrg hp sm wong nyo dsk gdp lg dsk tsu ngpo…..mgkn nasi dio nian…4w1 tulah yg tau apo yg ter jadi sm dio
aru fian // 10 Mei 2008 at 1:32 pm
wehehe….
berita yg aneh
dinapooh // 10 Mei 2008 at 1:39 pm
takut ah.
PICKO // 10 Mei 2008 at 1:49 pm
aduhhhhhhh cape dehhhhh……….
hari gini masih nanggapin kabar kaya gitu…
dah lah masih banyak yang lebih penting dari hal si layar merah…
nampaknya orang yang ptama kali bikin isu ini,terinspirasi dari kolor ijo,yaaaa indonesia biar full color aja.ahahahahahahaha
masdhenk // 10 Mei 2008 at 2:49 pm
AH… SAYA GAK PERCAYA… BENER2 BERITA BODOH !!
darmawanku // 10 Mei 2008 at 2:54 pm
Itu sumbernya dari mana ya? Metro itu apa? Metro Tv atau apa?
evil // 10 Mei 2008 at 3:07 pm
semoga yg nantang cepat2 nerima telpnya gua pengen tau iman mu sekuat apa aminnnnn
aby_U // 10 Mei 2008 at 3:18 pm
hanya Alloh lah tempat kita meminta perlindungan. jangan sampai kita terjebak dengan isu menyesatkan. jin dan setan memeng ada, tapi bukan berarti ia punya daya dibandingkan dengan Rabb kita. jadikanlah hanya Alloh penolongmu.
Vhee // 10 Mei 2008 at 3:18 pm
Menurut sy t cm karena trlalu stres am layar merah..
trlalu d pkirin mungkin..
kita bukannya takabur..
tapi.. sesuatu itu ad batas nya..
percaya boleh..
asalkan jgn brlebihan!!
klw brlebihan ya itu lah akibat nya,,
stres sendiri dan nyusahin orang lain..
syapa siyh yang nyebarin ntu issu..
kurang kerjaan!!!!!!!
bumi // 10 Mei 2008 at 3:31 pm
hey setan merah, aq setan ijo…aq tantang lo di lapangan merdeka tenda biru rumah hantu…sblon dtg bawa air sumur 7 drom untuk penonnton yang membutuhkan. jagn lupa hari rabu sebelom kamis…jgn malm jumat yaa…aq mo ngaji…
darmawanku // 10 Mei 2008 at 3:39 pm
Klarifikasi tentang telepon merah dan axis bisa dilihat disini http://darmawanku.wordpress.com/2008/05/10/mistik-telepon-merah-sampai-ke-kamboja/
tudh // 10 Mei 2008 at 3:40 pm
Jika kita punya iman,, Pasti ada Allah yang melindungi. Isy,, bila bukan kita yang coba-coba kita selamat.
Kang Nur // 10 Mei 2008 at 3:59 pm
waow, wuah
addakhil // 10 Mei 2008 at 4:16 pm
beneran ato cuman isu tuh berita?
ada ada saja!
mati hidup urusan Tuhan.
klo dah waktunya mati, ya diterima saja!entah lewat hp atau apa!
yang penting siap mati aja!he he
sangatsu1976 // 10 Mei 2008 at 4:22 pm
anak SD aja ga percaya ama yang begituan, dasar kurang kerjaa aja tuh orang yang nyebarin teror kayak gitu
samblek // 10 Mei 2008 at 4:41 pm
hari gini masih percaya hal kayak gitu. Kalau radiasi infrared sih mungkin saja tapi itu kemungkinan yang jarang terjadi atau langka bisa gak laku hp yg ada infrarednya.
ILYAS AFSOH // 10 Mei 2008 at 4:53 pm
Sepertinya, hanya saudara kita yang mudah terkecoh isu seperti itu, adalah saudara yang lupa untuk menegakkan akal sehatnya.
Oka Mahendra // 10 Mei 2008 at 5:05 pm
Sudah jangan percaya berita ini, itu berita yang salah atau hoax. Kalau Anda berkenan, Anda bisa membuka artikel yang membahas bahwa handphone tidak memancarkan infra merah ketika sedang menerima telepon/sms.
widiastuti // 10 Mei 2008 at 5:28 pm
Iih…………jd takut ya………….
kaktonk // 10 Mei 2008 at 8:12 pm
Haiiiiii…Orang2 INDONESIA, mau-maunya dibuat pusing dgn hal-hal yg gak jelas…,gmana kta bisa maju…,”MISKIN” teruuuuuussssssssss…. C4P3K D333HHH………..
Natasya // 10 Mei 2008 at 8:29 pm
hahahahahhaaha!!!!!!!!!coba bayangin de…nti br ngmg halo da gtu kejang2 n mati…hahahahhaaha!!!!!anyway,boong bngt si
c // 10 Mei 2008 at 8:41 pm
saia juga dengr isu itu. bahkan d kirimi berita itu…
tapi … malahan saya makin penasaran…
masa ia benar”ada??
0_0
mnrt saia mati atau hidup cuma yg d atas ja yg ngatur….
jangan takut
percaya ja ma yg d atas
^^
R3y // 10 Mei 2008 at 8:54 pm
Aha, layar merah
dtng……
Tlg ljrin gmn cr bwt
LAYAR ABANG lwt
internet dung…..
Trims……
R3y // 10 Mei 2008 at 8:58 pm
Aha, layar merah
dtng……
Ad yg bsa bwt gk??
Tlg ljrin gmn cr bwt
LAYAR ABANG lwt
internet dung…..
Trims bwt smw……
R3y // 10 Mei 2008 at 9:05 pm
Aha, layar merah
dtng……
Ad yg bsa bwt gk??
hehe
Ad inform org yg abis
dtlp LAYAR ABANG mti
gk??…..
Trims bwt smw……
obylove // 10 Mei 2008 at 9:18 pm
Hare genehh.. Kirain ilmu pengetahuan aja yang pake teknologi..keren..pasti idenya c*smos..huahaa
ardianzzz // 10 Mei 2008 at 9:38 pm
Saya pernah mendapatkan telepon aneh pada tanggal 3 mei 2008 pukul 10.30 wib dengan nomor 4 digit saja yaitu +62789 ketika saya angkat yang terdengar hanyalah suara yg nggak jelas. langsung saya matikan HP. yang jelas saya masih sehat wal afiat sampe sekarang.. layar hp juga tidak berubah warna soalnya hp saya monokrom
PRATIWI // 10 Mei 2008 at 10:45 pm
aduh ada2 saja…perasaan dari dulu deh kita banyak menerima pesan yang berupa selembaran sampai sekarang ke sms…masih percaya aja..
p4ndu_454kura // 11 Mei 2008 at 8:01 am
IMO, kejadian yang menimpa Jumot tsb bisa dijelaskan dengan “sedikit” ilmiah:
1. Karena dia bangun sampai larut malam, besar kemungkinan dia masuk angin, seperti anggapan si Tabib.
2. Dia kelihatannya terlalu takut akan hal itu, sehingga terjadi beban mental berlebih yang mengakibatkan sakit perut dan kejang-kejang (saya sering mengalami ini menjelang ujian).
Dan saya sudah melihat beberapa keanehan dalam berita diatas:
1. Tidak disebutkan kegiatan apa yang sebenarnya dilakukan Jumot dan teman-temannya sampai larut malam begitu. Kalau hanya sebatas mendengarkan musik MP3 sih saya rasa bisa menunggu hari esok.
2. AFAIK, “korban” pembodohan hanya sebatas wilayah di luar Jawa, atau di desa-desa. Tidak ada yang berasal dari kota besar.
Yang sebaiknya kita lakukan kalau ada hal ini:
1. Abaikan. Biasanya, sebelum mengangkat telepon kita diberikan pilihan “angkat” atau “tolak” telepon itu. Nah, tolaklah, lalu kirimi dia SMS. Kalau SMS masuk, berarti dia masih manusia, hanya berniat iseng. Kalau tidak masuk, berarti dia menggunakan peralatan semacam webcam untuk melakukan panggilan via internet.
2. Hapus semua data pribadi Anda (nomor telepon, alamat rumah, dll.), baik di FS, blog mauapun tempat lainnya. Karena saya sedikit percaya dengan apa yang dikatakan pihak berawjib, bahwa ini keisengan menggunakan jasa internet.
3. Kalau Anda sudah benar-benar takut, tanamkan ini ke dalam hati Anda. Tidak ada manusia yang dapat mengatur hidup-mati manusia lain, semua itu kehendak Tuhan. Jadi kalau ada yang bilang “si A mati gara2 terima telepon”, maka saya bilang hal itu mustahil. Mungkin dia hanya sampai pada akhir yang ditentukan oleh Tuhan, dan kebetulan saja waktunya sesaat setelah menerima telepon.
Sekian, semoga bisa mengurangi kecemasan Anda semua.
arief "nomenk' // 11 Mei 2008 at 1:35 pm
saya sangat resah dengan isu telefon merah isu itu sudah merebak hingga ke pelosok negeri sekalipun.apakah sudah ada bukti yang cukup kuat?……………………
saya sangat sependapat dengan pendapat saudara a’a mahdan
Rizal // 11 Mei 2008 at 2:14 pm
Pemberani hanya mati sekali.
Pengecut yang mati berkali - kali.
Yang hidup pasti akan merasakan mati.
Tapi, tidak semua yang bernyawa bener - bener hidup.thankssssss……………………………..
luki // 11 Mei 2008 at 7:30 pm
sesungguhnya ALLAH telah mengatur segala hidup mati kalian,percayalah padaNya jika kau termasuk orang-orang yang beriman. mungkin itu aja yang bisa aku sampaikan,bknnya aku ga percaya tapi kalo kita pikir secara logika ga masuk akal banget,hp tu ciptaan manusia masak mampu membunuh orng yang menciptakannya,yang bisa membunuh kita hanya ALLAH karena dialah yang menciptakan kita.
adheeeee // 11 Mei 2008 at 9:02 pm
istigfar ….istigfar buuuuuuk……….
istigfar ….istigfar paaaaaaaaaak……..
istigfar ….istigfar naaaaaaaaaaak…….
istigfar ….istigfar maaaaaaaaaaak…….
istigfar ….istigfar awaaaaaaaaaaaaaak……..
Aa Madhan // 11 Mei 2008 at 9:41 pm
Assalamua’laikum saudaraku !!!.
saya heran, kenapa sih masih ada aja yang percaya yang gituan ???????? Biar saudaraku semua tau, ni smua dilakukan oleh orang yang ga bertanggung jawab yang hanya ingin mengalihkan pembicaraan tentang BBM Naik. Ni kabar angin yang masih saya dengar dari masyarakat Pematangsiantar. Banyak2lah beribadah kepada Tuhan, karena hanya dialah yang menentukan hidup dan mati kita. Kalo soal kejadian yang sudah terjadi, itu hanya rekayasa orang-orang yang ingin membuat kita semakin takut akan teror “Ring In Red”. Makanya, saya katakan “saya titip salam ama yang membuat teror “Ring In Red” itu. kenapa sampai saat ini belum di sambut juga salam saya ? apa kurang jelas juga nomor Hp saya ????. Ni ya saya catet lagi di layar ini!!! Ni nomernya : 085261136798. saya rasa ini juga sudah jelas !!!. paling setelah pendekar “Ring in Red” nelpon ato sms layar dia yang berubah menjadi biru, soalnya saya ni PENDEKAR “Ring In Blue” (Pendekar Biru). HA…HA…HA… Ring In Red, Tunggulah pembalasan dari Pendekar biru. MAMPUS KAU KURANG AJAR !!!!!
Aa Madhan // 11 Mei 2008 at 9:49 pm
Eh, atu lagi !!!!
“Ring In Red” I Miss u…………!!!!!
Enen wae.
eh bro, aku takkan pernah puas menteror kamu sebelum kau menunjukkan siapa kamu yang sebenarnya. Bagi temen2 yang udah mendapatkan informasi tentang penelepon layar merah ni kirimkan ke saya ya nomer teleponnya ??? biar kita santet balik dia.
“NI SANTET BUKAN SEMBARANG SANTET, NI SANTET DARI PENDEKAR BIRU ALA FRANCE” Pake telor kali ya biar enak !!! Ha…..ha…..ha…. Lucu banget….nget….nget !!!
Kiss buat Ring In Red “Mmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmmuakh…..akh…kh cuih !!! cepat-cepatlah kau masuk NERAKA JAHANNAM, karena udah banyak yang ngutuk kau jadi …………. “MONYET”.
bujel-FE UII // 11 Mei 2008 at 10:40 pm
waaah,, bego yg pcaya
aku pnah kesetrum 220 volt slama 5 detik aja blun mati. .
kok sama hp yang cuma 3,7 volt aja bsa mati
Gak masuk akal kaliii. .
3,7 volt bsa ngidupin radiasi yng mematikan??
hemat listrik donk??
wiendy // 12 Mei 2008 at 8:41 am
ih amit2 gw percaya gtu, qt pny Allah, msa qt tkut m technology canggih. Sadar y!!!!
r0edy hart0n0 // 12 Mei 2008 at 8:51 am
iya pada bego smua tuh….!!
hri gni percaya yang bgituan….??
2008 bo’…….!!!
takdir tu d tangan TUHAN coy…??
junot // 12 Mei 2008 at 11:23 am
kok u smua jdi pnakut si…..
u smua pnya agama kagak….
mkanya bnyak”n dah u shalat…
pzti ats izin allah..u smua bkal slamt,,dri hal yng kya gtu,,,psen dri gue..jngan di abaikn…
kta bleh tkut…tpi kta haarus mlawan rasa tkut kta….wslam….
prazt // 12 Mei 2008 at 11:29 am
“nomer setan” ???
mang setan sekarang gaul pa ya…???
hehehe…..
minta dunk’s nomer na….. hiks,hiks,hiks…. :p
rizky // 12 Mei 2008 at 11:29 am
mna lyar mrah…
w kgak tkut…
cba tlpon kno hp w…
ntar w angkt dah..ni no hp w (08561090302 )
tlpn w bruan…klo u kag nlpon brarti pngecut…cut…cut…cut…cut…cut…KANCUT
W TNGGU RING in RED U…..HA..HA..HA..HA..
rizky // 12 Mei 2008 at 1:12 pm
FUCK RING IN RED….,,,
percayagakpercaya // 12 Mei 2008 at 2:53 pm
kalo menurut ku bisa jadi benar. jangan dipandang dari segi magis, tapi lebih baik dipandang dari segi teknologi. kecanggihan teknologi sekarang ini mulai menjadi bumerang pagi perusahaan-perusahaan elektronik, khsusnya handphone. sekarang lewat handphone saja kita bisa dengar radio atau menonton televisi yang gelombangnya dipancarkan secara elektromagnetik, dan kita tinggal tekan tombol saja untuk menerima gelombang yang dipancarkan itu. itupun kalau kita menghendaki, tapi kalau tidak suara atau gambar yang dikirimkan itu tidak akan bisa kita dengar atau kita lihat di handphone kita. nah, jadi intinya kita bisa menerima gelombang tersebut karena ada yang mengirimnya. hanya saja kadang-kadang manusia merasa kurang puas dengan apa yang sudah dia ciptakan. dengan pengetahuan modern yang dia punyai, maka keinginan untuk bisa berbuat lebih pun muncul dalam benak mereka. segelintir orang-orang jenius yang tidak bertanggung jawab sering memanfaatkan kesempatan demi tercapainya suatu keinginan. ingat uji coba nuklir yang pernah dilakukan pada masa lalu? uji coba tersebut merupakan uji coba teknologi yang tidak sedikit memakan korban. akibat radiasi nuklir tersebut banyak bertebaran penyakit-penyakit yang dapat menyebabkan cacad seumur hidup bahkan kematian di banyak negara. sama halnya dengan kasus “telepon layar merah” ini. kita harus menyadari bahwa dalam setiap langkah kemajuan teknologi sangat diperlukan adanya percobaan-percobaan yang terpaksa harus mengorbankan nyawa. di sini, si pemegang handphone canggih di seluruh dunia dijadikan kelinci percobaan atas suatu usaha “pembunuhan jarak jauh” yang dilakukan oleh profesor-profesor teknologi modern, bukan dukun santet atau paranormal yang bisa membunuh orang dengan medium dan mantera-manteranya. entah gelombang apa apa yang dikirimkannya ke handphone kita sehingga kita yang menerima bisa rubuh dalam hitungan detik. jadi kalau memang kita berpikiran maju, maka kita layak mempercayai isu apapun yang kita dengar, bukan percaya begitu saja tanpa analisa-analisa ilmiah sebagaimana layaknya manusia intelektual yang mempunyai latar belakang akademis. dan yang paling utama kita ingat, bahwa bagi Allah tidak ada satupun yang mustahil. ‘kun fa ya kun”, jadi maka jadilah.
HARRY // 12 Mei 2008 at 9:28 pm
WAAAAHHHH….
YANG EKSIS SEKARANG AXIS DONK…????
SELULER BARU UDAH BIKIN HEBOH ORANG BANYAK….
HEBATT…HEBAT……
AYOOO…… !!!!
KENAPA YANG LAINNYA GAK IKUT2AN BIKIN HEBOH???
MENTARI SAKTI…???? APANYA YANG SAKTI???
FLEXI DAHSYAT…???? APANYA YANG DAHSYAT???
DAN MASIH BUANYAK LAGI YANG LAINNYA, MANA????
MASAK KALAH MA AXIS “Death Calls”..????, HABIS TERIMA TELEPON LANGSUNG KO’IT…. ^o^ ….
KALO YANG INI BARU BENER.
“JANGAN TERIMA TELEPON / MENELEPON SAMBIL BERKENDARA. BERHENTILAH DAHULU DITEMPAT YANG AMAN AGAR TERHINDAR DARI KECELAKAAN.”
ITUUUUU YANG BENER…
EMANG ADA SICH YANG TERIMA TELEPON, HABIS ITU MATI. SOALNYA DIA NABRAK ANGKOT DIDEPANNYA.
geeeeeeeeBy // 13 Mei 2008 at 8:23 am
meNUrut guWe siCh pERcYa g’ pRcYa CoSZ teTngGA gw pRNah ngLMiN…..tp KLu kITa kuAT IMan INSyA AlLah AkN MlnDNGi kt…..MUNgkiN iNI g’ msUk AkAL g’ dA sLhny KIt JaGa2……..
Sariyogayogie // 13 Mei 2008 at 11:08 am
We…
Bener gak sih sebenarnya!
Magis amat!
zredex // 13 Mei 2008 at 3:01 pm
Bussetttttttttt…
smua itu cuma isu…..
biasa BBM mau naik lg………
Tau lah gaya pemerintahan kita…he..he..he
achenk // 13 Mei 2008 at 6:20 pm
Aaach….Berita bagus Nech!
Klo gthu bsk Gw mo beli Hp Monokrom 7 Dech..
Moga2 adja di tlp ma Si Layar Merah..!?
So… Hp gw khan jd Berwarna tuch! hahaha….
Leave a Comment