BABAK I:
Aku memohon: ”Tolonglah Pak!”
”Kamu kerjakan saja sendiri!
Jangan harapkan orang lain
Jangan harapkan bantuan apapun!”
Aku menangis di balik jendela
”Tolong jangan bilang siapa-siapa ya,” pintaku pada dinding.
BABAK II:
”Kamu pikir kamu hebat?!”
Telunjuknya diarahkan ke wajahku
Aku tertegun
Tenggorokanku terasa sakit
BABAK III:
”Buktikan kehebatanmu padaku!”
Bentaknya dari jauh
Lewat perantara
”Kau telah menggunakan milikku
Kini, kembalikan hasilnya padaku!”
Aku menatap tak percaya
Bahuku goyang
Aku menggeleng, menolak menangis
BABAK IV:
”Karya apa itu???
Lenyapkan karya-karya itu dari hadapanku!
Jangan seperti orang onani!”
Ejeknya lewat dering telepon
Aku membisu
Jiwaku mati rasa
TAMAT!
Aku menengadah ke langit
”Tuhan….” aku merintih
”Kau di mana?
Peluklah aku
Aku benar-benar butuh bahu-Mu!”
Siantar, Mei 2008
0 responses so far ↓
There are no comments yet...Kick things off by filling out the form below.
Tinggalkan Komentar